Sabtu, 09 Januari 2016

Pengelolaan Dampak Industri

 
Pengelolaan Dampak Industri (Tugas 1)
20.50 WIB
AKTIVITAS PERINDUSTRIAN & PENGELOLAAN LIMBAH INDUSTRI
     Aktivitas industri adalah suatu kegiatan ekonomi yang bersifat produktif atau menghasilkan suatu keuntungan. Dalam arti sempit industri adalah suatu kegiatan untuk mengelola bahan mentah untuk menjadi suatu barang yang mempunyai nilai jual untuk mendapatkan suatu keuntungan. Semua aktivitas industri tidak hanya mencakup pembuatan suatu barang, tetapi dapat berupa berbentuk jasa, ada asuransi, perbankan, transportasi, ekspedisi dan lain sebagainya. Apa yang kita sekarang gunakan adalah hasil dari suatu aktivitas perindustrian. Semua dilakukan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup.

Astra Honda Motor

     Tentunya semua aktivitas perindustrian pasti akan menghasilkan suatu limbah. Dalam setiap perindustrian pasti ada yang mengatur dalam pengelolaan limbah. Limbah Industri membutuhkan pengelolaan, karena biasanya limbah industri mengandung senyawa pencemaran yang dapat menciptakan kerusakan terhadap lingkungan.Untuk itu harus ada yang benar benar mengatur limbah industri tersebut.
     Berdasarkan karateristiknya limbah industri dapat dibagi menjadi empat bagian :
1. Limbah Cair : Limbah jenis ini biasanya dikenal sebagai entitas pencemaran air. Komponen pencamaran air pada umumnya terdiri dari bahan buangan padat, bahan buangan organik dan bahan buangan anorganik
2. Limbah Padat : Limbah jenis ini adalah limbah yang sesuai dengan sifat benda padat yang dihasilkan oleh sisa produksi. Limbah jenis ini sering menjadi masalah baru, sebab untuk proses pembuanganya membutuhkan satu pabrik juga.
3. Limbah Gas & Partikel : Limbah gas & partikel adalah limbah yang memanfaatkan udara sebagai media. Komponenya diantaranya gas yang dihasilkan pabrik, asap, partikel dan debu melalui udara yang bercampur dengan udara basah.
4. Limbah B3 : Limbah jenis ini merupakan sisa suatu usaha yang mengandung bahan berbahaya dan beracun yang karena sifat, konsentrasinya dapat mencemarkan, merusak dan dapat membahayakan lingkungan hidup & kelangsungan hidup.

Limbah Industri

BRIKET BATUBARA
     Batubara adalah bahan bakar yang kaya zat karbon. Oleh karena itu batubara dapat dijadikan sebagai salah satu bahan pokok dalam membuat briket. Briket batubara bisa dijadikan sebagai Bahan Bakar Alternatif Departement Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM). Briket batubara telah digunakan sejak awal tahun 80-an dibeberapa negara, seperti China dan Korea Selatan. Indonesia sendiri mulai mengenal Briket batubara pada tahun 1993. Namun karena waktu itu harga minyak tanah sebagai kompetitor briket batubara masih rendah karena subsisdi, maka gaung briket batubara hanya seumuran jagung. Kini seiring dengan harga minyak tanah yang semakin mahal. Maka ide penggunaan Briket batubara  muncul kembali.
     Namun penggunaan Briket Batubara menyebabkan polusi udara yang dapat membahayakan bagi kesehatan manusia, bahkan di China telah menelan korban jiwa. Hal ini disebabkan oleh fakta yang menunjukan bahwa setiap pembakaran bahan bakar fosil seperti batubara dapat menimbulkan emisi berupa Gas seperti CO, CO2, NOx, SOx dan lain-lain.

Briket Batubara

PENAMBANGAN BATU KAPUR
     Sumberdaya Kapur adalah sumberdaya yang cukup melimpah dan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar maupun investor. Hal ini dapat dilihat pada kawasan kawasan karst akan dijumpai banyak kegiatan penambangan, baik penambangan dalam skala besar maupun skala kecil. Kegiatan penambangan tersebut akan banyak membantu perekonomian penduduk sekitarnya. Kawasan karst sendiri secara fisik merupakan kawasan yang kering dan sulit untuk ditanami. Oleh karena itu, penambangan kapur menjadi alternatif perekonomian penduduk.
     Karst pada dasarnya merupakan kawsasan yang rentan akan kerusakan lingkungan. Bahkan banyak kita lihat Kawasan karst banyak yang hancur karena aktivitas penambangan yang tidak terkendali dengan baik.  Kerusakan tersebut berawal dari penebangan-penebangan vegatasi penutup untuk mendukung aktivitas penambangan batu kapur yang menyebabkan bukit-bukit karst menjadi gundul. Hal yang disayangkan adalah tidak adanya usaha untuk mereklamasi bukit tersebut setelah aktivitas penambangan selesai.
     Penggundulan yang terjadi di bukit-bukit karst tersebut mengakibatkan tidak mampunya wilayah tersebut menangkap air hujan. Dampaknya wilayah tersebut menjadi semakin kering. Berkurangnya vegetasi juga menyebabkan berkurangnya oksigen di udara sehingga suhu di wilayah tersebut menjadi semakin tinggi. Sedikitnya vegetasi juga menyebabkan tanah menjadi semakin labil. Tidaknya adanya penahan/penyangga berupa pepohonan membuat wilayah tersebut sangat rentan  gerakan massa tanah yang meyebabkan bahaya longsor.
     Selain itu dikawasan karst juga dapat mendatangkan penyakit . Misalnya gangguan pada saluran pernafasan yang diakibatkan oleh asap-asap pabrik penambangan. Seperti sesak nafas, bronchitis, asma, ISPA, dan bahkan radang paru-paru. Selain penyakit/gangguan pada sistem pernapasan. penyakit kencing batu juga menjadi gangguan kesehatan yang sering dijumpai dikawasan karst. Penyakit ini disebabkan oleh air yang dikonsumsi oleh masyarakat mengandung zat kapur dengan kadar yang tinggi. Zat kapur pada air tersebut dapat mengendap pada saluran ekskresi manusia menjadi padatan kecil di dalam tubuh.




Daftar Pustaka :

Raharjo, Samsudi. 2013. Pembuatan Briket Bioarang Dari Limbah Abu Ketel, Jarak, dan Gliserin.
Algunadi, I Gede. Analisis Dampak Penambangan Batu Kapur Terhadap Lingkungan di Kecamatan Nusa Penida. Undiksha
Sumber Jurnal :
http://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jtm/article/view/758
http://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPG/article/view/1226

Sumber Pendukung :
https://primaprims.wordpress.com/2012/12/09/dampak-negatif-penambangan-batu-kapur/
- http://ghozaliq.com/2013/09/13/pengertian-industri-dan-perindustrian/
- https://duniawarnaku.wordpress.com/2012/10/01/pengolahan-limbah/
https://fileq.wordpress.com/2012/10/05/briket-batubara/

Lean Manufacturing

Lean Manufacturing (Tugas 2)

20.30 WIB

CARA PENGURANGAN  WASTE DENGAN SISTEM LEAN MANUFACTURING

LATAR BELAKANG

     Lean manufacturing adalah metode yang digunakan untuk suatu perusahaan untuk mencegah pemborosan sehingga bisa meningkatkan nilai tambah produk untuk konsumen. Metode ini dinilai menambah nilai income bagi mereka yang ingin menambah modal. Pemborosan dihilangkan karena pemborosan hanya menimbulkan kerugian, karena tidak dapat menambah nilai produk yang dihasilkan. Bila perusahaan tidak ingin menanggung biaya yang berlebihan maka harus bisa mencari beberapa hal yang menyebabkan terjadinya pemborosan. Pemborosan yang sering terjadi adalah pemborosan waktu dan tenaga. Dan ada pula pemborosan yang diakibatkan oleh penggunaan peralatan yang dirasa tidak perlu digunakan pada saat proses produksi.

STUDI KASUS

      Unit Produksi Bandung merupakan produk yang memiliki permintaan dalam jumlah besar, tetapi sering menghadapi masalah keterlambatan dalam penyelesaian produk yang disebabkan oleh adanya pemborosan (waste) pada lantai produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan strategi perbaikan dengan menggunakan metode Lean Manufacturing untuk mengurangi waste pada lantai produksi dengan mengurangi pemborosan serta aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah. Setelah dilakukan identifikasi waste yang terjadi dengan menggunakan metode 5W-1H (What, Who, Where, When, Why, and How) dapat diketahui adanya pemborosan pada proses proses cutting 2 di mesin pond dan mesin bending, pemborosan gerakan kerja yang disebabkan oleh organisasi tempat kerja yang kurang baik dan metode kerja yang tidak konsisten, serta pemborosan overproduksi yang terjadi pada proses pemotongan bahan baku pada mesin hydracut dan pemotongan sudut-sudut komponen pada mesin pond. Dengan melakukan implementasi usulan tindakan perbaikan tersebut, diharapkan dapat mengeliminasi waste yang terjadi sehingga dapat mengurangi lead time produksi perusahaan menjadi 4331.2 menit (±10 hari).

KESIMPULAN

     1. Pemborosan pada proses terjadi disebabkan oleh faktor pekerja yang membuang buang waktu.
     2. Pemborosan juga terjadi karena proses yang dilakukan diulang lebih dari 1 proses.
     3. Pemborosan pada proses perakitan disebabkan oleh metode yang dilakukan tidak efektif.
     4. Pemborosan overproduksi karena sisa bahan baku yang dipotong menumpuk dimesin bending.

PELUANG PENELITIAN SELANJUTNYA

     1. Mengkombinasikan metode lean manufacturing dengan metode lainya seperti six sigma.
     2. Melakukan kajian finansial pada beberapa aspek yang akan dilakukan perbaikan.
     3. Melakukan penelitian dengan metode lean manufacturing pada produk yang lain.

Penuilis : Ambar Rukmi Harsono, Sugih Arijanto, Fuady Azlin
Proceeding Seminar Nasional IV Manajemen & Rekayasa Kualitas 2010
http://lib.itenas.ac.id/kti/wp-content/uploads/2014/04/Usulan-perbaikan-Untuk-Pengurangan-Waste-Pada-Proses-Produksi-dengan-Metoda-Lean-Manufacturing-di-PT.-PLN-Bandung_noPW.pdf

Jumat, 25 Desember 2015

PENCEMARAN AIR

Pencemaran Air dan Sifat Air Tercemar
  
A. Pencemaran Air
Pencemaran air adalah masuknya zat yang menyebabkan kualitas air menurun ke tingkat tertentu sehingga air tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukkannya. Menurut data dari WHO 3,4 juta kematian prematur setiap tahun dari penyakit yang ditularkan melalui air diantaranya sebanyak 1,9 juta melaui penyakit diare. berikut ini adalah contoh sumber pencemaran air yaitu: 
  • Limbah Industri
  • Limbah Domestik
  • Kebocoran Kapal Tangker
  • Peracunan Ikan
Akibat dari pencemaran air, maka akan timbul suatu masalah baru seperti racun, radiokatif dan panas dapat membunuh biota air dan polutan yang banyak menggunakan O2 membuat air menjadi keruh dan bau busuk. Logam seperti Hg Pb Ni dapat merusak organ tubuh manusia dan menimbulkan kanker. Bila manusia mengkonsumsi air tercemar bisa sakit atau meninggal dunia. Berikut ini adalah jenis-jenis zat pencemaran air diantaranya:
1. Zat Pengikat Oksigen
Mikrooganisme dari sisa makanan, pembuangan kotoran, limpasan pertanian, dan pabrik kertas yang dapat mengikat oksigen di dalam air. Contohnya dari pupuk kandang dan residu tumbuhan. 
2. Zat Radioaktif
Sisa zat radioaktif bisa saja terdapat pada air. Misalkan, yang bersumber dari pembangkit listrik, produksi senjata, sumber alamiah, penambangan dan pengelolaan mineral. Contohnya dari thorium, uranium, cesium, iodine dan radon. Zat radioaktif ini dapat menimbulkan gangguan pembelahan sel, dan kerusakan sel tubuh.
3. Zat Organik
Memiliki toksisitas yang tinggi dan sangat bahaya apabila air tercemar zat organik. Sumber zat organik bisa berasal dari pertanian, industri dan pertanian. Contohnya dari pestisida, plastik minyak, bensin dan deterjen. 
4. Zat Anorganik
Senyawa logam (Ni, Pb, Hg) tercemar sedikit dalam air sudah berbahaya. Bisa mengubah nilai pH air. Sumber zat anorganik ini bisa berasal dari air limbah industri, bahan pembersih rumah tangga dan air limpahan. Contohnya dari asam, basa dan logam.
5. Sedimen
Sumber pencemaran ini bisa melalui erosi daratan dan banjir. Tanah dan pasir atau lumpur pada air menimbulkan kekeruhan yang dapat mengganggu proses fotosintesis dalam air.
6. Energi Panas
Pembuangan limbah yang mengandung panas dapat menaikan suhu. Air panas menghambat masuknya O2. Sumber pencemaran ini bisa terjadi pada pembangkit listrik dan air pendingin industri, contohnya panas.
7. Unsur Hara dan Nutrisi
Bersumber dari pupuk pertanian, pembuangan limbah dan pupuk. Menimbukan bau pada air dan tumbuh bakteri dan ganggang, contohnya nitrat, fosfat dan amonium.

B. Sifat Air Tercemar
Sifat air tercemar dibagi menjadi beberapa bagian yaitu:
1. pH
  • Kondisi normal : 6 – 8
  • Tercemar : alkalinitas : > 8 (kapur)
  • Keasaman : < 6 (zat zat organik)
  • Alat : kertas indikator pH dan alat pH meter
2. Suhu
Adanya perubahan suhu air. Air yang panas apabila langsung dibuang ke lingkungan akan mengganggu kehidupan hewan air dan mikroorganisme lainnya. Air dari hasil pendinginan mesin pabrik (panas dari mesin).
Alat : termometer
3. Warna, Bau dan Rasa
  • Warna: Air yang jernih belum tentu tidak beracun. Zat berbahaya tidak menimbulkan warna jika larut dalam air
  • Bau: Apabila air berbau sudah dipastikan air tersebut tercemar.
  • Rasa: Bila air berasa terjadi penambahan zat dalam air dan mengubah nilai pH air.
4. Jumlah Padatan
TDS dan TSS besar akan mempengaruh proses Fotosintesis, sehingga O2 terlarut sedikit.
5. COD
singkatan dari Chemical Oxygen Demand, atau kebutuhan oksigen kimia untuk reaksi oksidasi terhadap bahan buangan di dalam air.
6. Kandungan Minyak
Adanya kandungan minyak pada air akan menghalangi sinar matahari untuk proses Fotosintesis
7. Kandungan Logam Berat
Adanya logam berat di perairan, berbahaya baik secara langsung terhadap kehidupan organisme, maupun efeknya secara tidak langsung terhadap kesehatan manusia.
8. Kandunan Bahan Radioaktif
Meningkatnya radioaktivitas air lingkungan. Zat radioaktif dari berbagai kegiatan dapat menyebabkan berbagai macam kerusakan biologis apabila tidak ditangani dengan benar, baik efek langsung maupun efek tertunda.

C. Cara Mencegah Pencemaran Air
  1. Tidak membuang sampah organik maupun an organik ke air.
  2. Memakai deterjen yang ramah lingkungan.
  3. Tidak membuang limbah industri atau rumah tangga langsung   ke air,melainkan dibuat dulu bak – bak penampungan.
  4. Tidak memakai racun atau listrik untuk menangkap ikan.
  5. Memakai pupuk dan insektisida tepat guna dan tepat dosis. 
SEMOGA BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA...!!!

POLUSI UDARA

PENCEMARAN UDARA BERBENTUK CAIR DAN PADAT

Partikel dalam bentuk cair berupa titik-titik air atau kabut. Kabut dapat menyebabkan sesak napas jika terhirup ke dalam paru-paru.

Partikel dalam bentuk padat dapat berupa: debu atau abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan manusia.

PENYEBAB POLUSI UDARA

Penyebab utama pencemaran udara Di kota besar sangat sulit untuk mendapat udara yang segar, diperkirakan 70 % pencemaran yang terjadi adalah akibat adanya kendaraan bermotor.

1.      Pabrik-pabrik industry

pabrik industri bahan bakunya banyak menggunakan zat-zat kimia organik maupun anorganik. Sebagai hasi pengelolaannya selain menghasilkan produk-produk yang berguna bagi kepentingan hidup manusia juga dikeluarkan produk-produk yang tidak berguna malahan dapat berupa racun. Produk-produk yang tidak berguna ini jelas akan dibuang dan bisa merusak lingkungan.

2.      Pembakaran sampah rumah tangga

Biasanya orang membakar sampah asal-asalan, sehingga suplai  oksigen untuk menghasilkan CO2  hanya ada pada permukaan tumpukan sampah saja. Sementara  itu bagian dalam, karena kekurangan suplai O2 maka akan menghasilkan karbonmonoksida.

 Asap karbon monoksida  mampu membunuh orang karena bila terhirup karena menggangu fungsi kerja hemoglobin yang semestinya mengangkut dan mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Tubuh akan kekurangan O2 dan menimbulkan kematian(CO).

3.      Asap kendaraan

Lalu lintas kini makin padat oleh kendaraan, alhasil polusi udara makin meningkat,kita seolah dipaksa untuk menghirupnya,padahal kualitas udara sangat mempengaruhi  kesehatan kita.
Semua kendaraan yang memakai bensin dan solar akan mengeluarkan gas CO, Nitrogen Oksida, blerang dioksida dan partikel-partikel lain. Unsur-unsur ini bila mencapai kuantum tertentu dapat menjadi racun bagi manusia atau hewan. Contohnya gas CO merupakan racun bagi fugnsi-fungsi darah, SO2 dapat menimbulkan penyakit sistem pernapasan.

DAMPAK POLUSI UDARA

·         Dampak kesehatan yang paling umum dijumpai adalah ISNA (infeksi saluran napas atas), termasuk di antaranya, asma, bronkitis, dan gangguan pernapasan lainnya.
·         Dampak terhadap tanaman yang tumbuh di daerah dengan tingkat pencemaran udara tinggi dapat terganggu pertumbuhannya dan rawan penyakit, antara lain klorosis, nekrosis, dan bintik hitam.
·         Dampak dari hujan asam ini antara lain:
a.      Mempengaruhi kualitas air permukaan
b.      Merusak tanaman dll
·         Pemanasan Global ( Global Warming )
·         Terganggunya fungsi reproduksi
·         Stres dan penurunan tingkat produktivitas
·         Kesehatan dan penurunan kemampuan mental anak-anak
·         Penurunan tingkat kecerdasan (IQ) anak-anak.

CARA MENGATASI POLUSI UDARA

       Menanam dan merawat tumbuhan di lingkungan sekitar kita.
       Menggunakan Kendaraan yg ramah Lingkungan seperti sepeda,dokar, becak.
       Melakukan gerakan program pemerintah
a.      PROGRAM LANGIT BIRU yang direcanangkan sejak Agustus 1996.Tujuannya untuk meningkatkan kualitas udara yang telah tercemar, misalnya dengan melakukan uji emisi kendaraan bermotor.
b.      Keharusan membuat cerobong asap bagi industri/ pabrik.
c.       3. Membatasi beroperasinya mobil dan mesin pembakar yang sudah tua dan tidak layak pakai.
d.      4. Larangan menggunakan gas CFC.
e.      5. Menetapkan undang-undang dan hukum tentang pelaksanaan perlindungan lapisan ozon sebagai mana yang di sebutkan Dalam Undang-undang No.32 Tahun 2009.

Kesimpulan

kita dapat menyimpulkan betapa bahayanya pencemaran udara bagi kesehatan manusia, disamping itu bahaya atau dampak terhadap bumi seperti contohnya penipisan ozon dan pemanasan global (global warming),perlu kesadaran yang tinggi untuk mengurangi pencemaran udara di bumi kita.

SEMOGA BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA...!!!

GLOBAL WARNING

Pemanasan Global
Pemanasan Global atau Global Warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan bumi. Pemanasan global ini  banyak disebabkan terbesar oleh efek rumah kaca. Dimana efek rumah kaca artinya kondisi ketika panas dibumi tidak bisa keluar.
Dampak pemanasan global
Pemanasan global memicu terjadinya sejumlah konsekuensi yang merugikan baik terhadap lingkungan maupun setiap bidang kehidupan manusia. Beberapa diantaranya adalah
•       Naiknya permukaan air laut global disebabkan oleh mencairnya es di kutub utara dan selatan.
•       Meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim.
•       Punahnya berbagai jenis fauna. Migrasi sejumlah hewan untuk menemukan habitat baru yang    sesuai.
•       Meningkatnya frekuensi dan intensitas banjir.
•       Terjadinya perubahan arus laut

Menurunnya Hasil Pertanian
Salah satu Dampak Pemanasan global atau Global warming adalah terhadap Pertanian. Naiknya suhu permukaan bumi menyebabkan terjadinya kekacauan pola musim, khususnya di Indonesia. Di mana cuaca yang tidak menentu membuat para petani sulit dalam memperkirakan waktu untuk mengelola lahan dan memanen.
Ancaman bencana yang paling sering menghantui para petani adalah hidrometeorologi(banjir, kekeringan dan angin puting beliung). Hal ini akan memiliki dampak serius terhadap lingkungan, produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Dampak perubahan iklim akibat pemanasan global terhadap ketahanan pangan
   1.Kekeringan diwilayah pertanian yang mengakibatkan tanaman pertanian rusak
   2.Banjir diwilayah pertanian akan merendam tanaman pertanian yang mengakibatkan gagal panen
   3. Kerawanan pangan akan meningkat diwilayah yang rawan bencana kering dan banjir
   4. Tanaman pangan dan hutan dapat mengalami serangan hama dan penyakit yang meningkat populasinya akibat perubahan iklim

Ancaman Produksi Pangan

Ancaman Produksi Pangan yang disebabkan Global warming mempengaruhi pola presipitasi, evaporasi, water run-off, kelembaban tanah dan variasi iklim yang sangat fluktuatif yang secara keseluruhan mengancam keberhasilan produksi pangan.




Perubahan Iklim

Besarnya dampak perubahan iklim terhadap pertanian sangat bergantung pada tingkat dan laju perubahan iklim disatu sisi serta sifat dan kelenturan sumber daya dan sistem produksi pertanian di sisilain.

Solusi

Di wilayah-wilayah yang lebih kering, cuaca lebih panas, petani perlu mengganti jenis tanaman yang lebih toleran terhadap kekeringan. Sistem pengairan sawah tidak lagi dilakukan dengan penggenangan terus-menerus, tapi cukup macak-macak. Dari uji coba lapangan, cara ini ternyata lebih hemat air dan tidak menurunkan produksi.
Terobosan lain adalah memberi informasi cuaca kepada petani selama musim tanam di wilayah-wilayah pertanaman secara spesifik. Persoalannya tinggal memperbaiki informasi cuaca dan membuatnya komunikatif, terutama bagi petani, Bagaimana membuat petani tidak hanya bisa mengakses, tapi juga membaca cuaca dengan bahasa mereka. Dengan cara-cara ini petani bisa terhindar dari kerugian sekaligus menekan emisi metana

SEKIAN SEMOGA BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA...!!!

LINGKUNGAN



Batu bara adalah salah satu hasil tambang yang dihasilkan dari pembekuan fosil hewan purba pada zaman dahulu. Wilayah Indonesia dikenal sebagai Negara yang kaya akan sumber daya alamnya.salah satu kekayaan alam yang dimiliki Indonesia adalah cadangan batubara yang lumayan besar. cadangan batubara tersebut tersebar di wilayah kepulauan Kalimantan terutama di wilayah Kalimantan Timur.
                Wilayah Kalimantan Timur merupakan wilayah yang paling banyak cadangan batubaranya. Di KALTIM jumlah ijin pertambangan dinilai sangat banyak, Saat ini terdapat 1.212 kuasa pertambangan yang diterbitkan pemerintah kabupaten/kota dan 32 izin dari pemerintah pusat. Di Kota Samarinda bahkan terbit 76 kuasa pertambangan yang luas konsesinya menghabiskan 71 persen wilayah. Saat ini lahan yang sedang ditambang seluas 38.814 hektar atau separuh lebih dari 71.823 hektar luas Samarinda.
DAMPAK PENAMBANGAN BATUBARA TERHADAP LINGKUNGAN
       AIR
Penambangan batubara secara langsung menyebabkan pencemaran air, yaitu dari limbah pencucian batubara tersebut dalam hal memisahkan batubara dengan sulfur.Limbah pencucian batubara setelah diteliti mengandung zat-zat yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia jika airnya dikonsumsi. Limbah tersebut mengandung belerang (b), merkuri (Hg), asam slarida (HCn), mangan (Mn), asam sulfat (H2SO4), dan timbal (Pb). Hg dan Pb merupakan logam berat yang dapat menyebabkan penyakit kulit pada manusia seperti kanker kulit.
       TANAH
                Tanah juga mengalami pencemaran akibat pertambangan batubara ini, yaitu terdapatnya lubang-lubang besar yang tidak mungkin ditutup kembali yang menyebabkan terjadinya kubangan air dengan kandungan asam yang sangat tinggi.
       UDARA
                Polusi udara di sebabkan pembakaran batubara yang Menghasilkan gas nitrogen oksida yang terlihat cokelat dan juga sebagai polusi yang membentuk acid rain (hujan asam) dan ground level ozone, yaitu tipe lain dari polusi yang dapat membuat kotor udara.Selain itu debu-debu hasil pengangkatan batubara juga sangat berbahaya bagi kesehatan, yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit infeksi saluran pernafasan (ISPA), dan dalam jangka panjang jika udara tersebut terus dihirup akan menyebabkan kanker, dan gangguan yang sangat fatal pada wanita yang sedang mengandung kemungkinan bayi lahir cacat.
       HUTAN
                Penambangan batubara dapat menghancurkan sumber-sumber kehidupan rakyat karena lahan pertanian dan hutan adat yaitu hutan dan lahan-lahan sudah dibebaskan oleh perusahaan. Hal ini disebabkan karena adanya perluasan tambang sehingga mempersempit lahan usaha masyarakat, akibat perluasan ini masyarakat pribumi sangat di rugikan dan selain itu dapat menyebabkan terjadinya banjir karena hutan di wilayah hulu yang semestinya menjadi daerah resapan aitr telah dibabat habis. Hal ini diperparah oleh buruknya tata drainase dan rusaknya kawan hilir seperti hutan rawa oleh perusahaan.
       Terbentuknya lubang menyerupai kawah dengan ukuran raksasa akibat penggalian.
       Timbulnya gas metana di sekitar lokasi tambang yang berimbas pada penurunan produktivitas tanah.. akumulasi gas metana dengan konsentrasi tinggi pada tambang bawah tanah, tak ayal dapat menimbulkan ledakan.
       Pencemaran air akibat proses pencucian batubara. proses ini dilangsungkan guna memisahkan batubara dengan kandungan sulfurnya
       Pencemaran udara akibat flying ahses (material ringan yang bertebaran) yang berbahaya bagi kesehatan penduduk serta dapat menyebabkan beberapa infeksi saluran pernafasan.
  • SEKIAN DAN TERIMA KASIH SEMOGA BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA...!!!

Kamis, 22 Oktober 2015

Massa Atom, Jumlah Partikel dan Mol

A. Massa Atom


Massa atom (Ma) dari suatu unsur kimia adalah massa suatu atom dalam keadaan diam, umumnya dinyatakan dalam satuan massa atom (sma).

1. Massa atom relatif (Ar) 

Massa atom relatif masing-masing unsur dapat dilihat dalam tabel periodik. Akan tetapi, massa atom relatif yang tercantum dalam tabel periodik tersebut merupakan nilai pembulatan dari massa atom relatif yang sebenarnya. Sebagai contoh, massa atom relatif alumunium 26,98 maka dibulakan menjadi 27. Apatkah yang dimaksud dengan massa atom relatif dan bagaimana cara penentuannya?

Atom merupakan bagian terkecil dari materi sehingga ukurannya sangat kecil. Ukuran yang sangat kecil itu membuat massa atom sukar untuk diukur dengan menggunakan alat ukur biasa. Cara yang digunakan untuk menentukan massa suatu atom adalah dengan membandingkannya dengan massa atom lain. Perbandingan massa suatu atom dengan massa atom lainnya inilah yang dinamakan dengan massa atom relatif.
Konsep massa atom relatif dikemukakan pertama kali pada tahun 1799 oleh Dalton. Massa atom relatif menurut dalton adalah perbandingan massa suatu atom dengan massa satu atom hidrogen. Konsep massa atom relatif ini berkembang, terutama dengan ditemukannya spektrometer massa yang dapat mengukur massa atom yang sebenarnya. Dengan menggunakan spektrometer massa diketahui bahwa massa satu atom 12C yakni 
1,99268x10-23  gram. Massa atom dalam satuan gram sangat kecil dan penggunaannya tidak praktis, sehingga para ahli sepakat untuk menggunakan satuan massa atom (sma). 
Harga satu sma sama dengan massa satu atom 12C.

1 sma = 1/12 x Massa 1 atom 12C = 1/12 x 1,99268x10-23  gram.

Pada Tahun 1961, IUPAC menetapkan cara penentuan massa atom relatif suatu unsur. Menurut IUPAC, massa atom relatif suatu unsur adalah perbandingan massa satu atom tersebut terhadap 1/12 massa satu atom 12C.


Contoh soal :
Hitunglah massa atom relatif oksigen jika diketahui massa atom oksigen 2,6505x1023 gram!

Pembahasan :

2. Massa molekul relatif (Mr)
Massa molekul unsur atau senyawa dinyatakan oleh massa molekul (Mr). Massa molekul relatif adalah perbandingan massa molekul unsur atau senyawa terhadap x massa atom C-12.

Massa molekul dapat dihitung dengan menjumlahkan Ar dari atom-atom pembentuk molekul tersebut. 

Mr = ∑ Ar

Contoh Soal :
Diketahui massa atom relatif (Ar) beberapa unsur sebagai berikut :
....Ca = 40, .O = 16, .H = 1
Tentukan massa molekul relatif (Mr) senyawa Ca(OH)2
Penyelesaian :
Satu molekul Ca(OH)2 mengandung 1 atom Ca, 2 atom O, dan 2 atom H
....Mr Ca(OH)2 = Ar Ca + ( 2 Ar O ) + ( 2 Ar H )
.... .... .... ......= 40 + ( 2 x 16 ) +( 2 x 1 )
.... .... .... ......= 40 + 32 + 2
.... .... .... ......= 74



B. Mol

Kamu tentu pernah mendengar satuan dosin, gros, rim, atau kodi untuk menyatakan jumlah benda. Banyaknya partikel dinyatakan dalam satuan mol. Satuan mol sekarang dinyatakan sebagai jumlah par-tikel (atom, molekul, atau ion) dalam suatu zat. Para ahli sepakat bahwa satu mol zat mengandung jumlah partikel yang sama dengan jumlah partikel dalam 12,0 gram isotop C-12 yakni 6,02 x 1023 partikel. Jumlah partikel ini disebut Bilangan Avogadro (NA = Number Avogadro) atau dalam bahasa Jerman Bilangan Loschmidt (L).
Jadi, definisi satu mol adalah sebagai berikut.
Satu mol zat menyatakan banyaknya zat yang mengan-dung  jumlah partikel yang sama dengan jumlah partikeldalam 12,0 gram isotop C-12.
Misalnya:
1. 1 mol unsur Na mengandung 6,02 x 1023 atom Na.
2. 1 mol senyawa air mengandung 6,02 x 1023 molekul air.
3. 1 mol senyawa ion NaCl mengandung 6,02 x 1023 ion Na+ dan 6,02 x 1023 ion Cl.

C. Hubungan Mol dengan Jumlah Partikel
Hubungan mol dengan jumlah partikel dapat dirumuskan:
kuantitas (dalam mol) =  jumlah partikel / NA                     
                                                 atau
                                    jumlah partikel = mol x NA
Contoh soal:
Suatu sampel mengandung 1,505 x 1023 molekul Cl2, berapa mol kandungan Cl2 tersebut?
Jawab:Kuantitas (dalam mol) Cl2 =  jumlah partikel Cl2 / NA
                                                =  1,505 x 1023 / 6,02 x 1023        
                                                = 0,25 mol.
SEMOGA BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA...!!!